Dirilis 2017, Ini Penampakan Senjata Bawah Air Buatan Pindad
Ilustrasi Pindad
Jakarta -PT
Pindad kembali meningkatkan inovasi produknya untuk jenis senapan.
Setelah dikenalkan akan ada SSX yang bakal diluncurkan di tahun ini,
kini masih ada senapan lain yang sedang dikembangkan.
Senapan
Serbu Bawah Air (SSBA) menjadi nama senapan ini. Sesuai dengan namanya,
senapan yang dikembangkan atas kerja sama Dislitbang TNI ALâ ini
merupakan senjata yang bisa digunakan di bawah air.
âSenapan
ini dibuat demi mendukung pasukan khusus TNI, di mana TNI AL dengan
Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska), Detasemen Jala Mangkara
(Denjaka), dan Pasukan Intai Amfibi (Taifib)â.
"Kita kembangkan sejak 2013, kemungkinan kita launching pada 2017, kita sedang sempurnakan terus agar menjadi senjata yang unggulâ," kata Silmy saat berbincang dengan Liputan6.com, Rabu (13/1/2016).
Dikatakan Silmy, selama ini pasukan khusus TNI tersebut masih dibekali oleh senapan buatan Rusia yang bernamaâ APS (Avtomat Podwodnyy Spetsialnyy).
Senapan bawah air Rusia ini pertama kali dikenalkan pada 1975. Namun
sampai sekarang APS masih menjadi andalan beberapa pasukan khusus di
masing-masing negara.
Untuk itulah, Pindad dengan TNI AL mengembangkan senapan dengan
jenis yang sama. SSBA ini merupakan turunan dari SS1 Marinize, di mana
senapan ini dikembangkan dengan sistem tahan air.
"Konsep bawah
air itu beda dengan tahan air. Kalau bawah air itu ya bisa menembak di
bawah air, tapi kalau tahan air itu, baru bisa digunakan kalau sudah
keluar dari air," jelas Silmy.
Pemenuhan untuk pasukan khusus TNI
tersebut merupakan alasan khusus dari pengembangan SSBA. Namun menurut
Silmy tujuan utama adalah upaya untuk menjadikan Indonesia menjadi
negara mandiri dalam membuat alutsista sehingga mengurangi
ketergantungan terhadap luar negeri
No comments:
Post a Comment