Politisi PDIP: Pemerintah Jangan Tebang Pilih dalam Menegakkan Hukum
RAMBAH MEDIA.COM, Jakarta- #AksiBelaIslam yang dilakukan di DKI Jakarta dan beberapa daerah lainnya secara serentak hari ini jumat (4/11) merupakan buah dari perbuatan abai pemerintahan Joko Widodo selama ini.
Demikianlah yang disampaikan anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan, Jumat (4/11), mengomentari Aksi Bela Islam II yang dilakukan ratusan ribu orang di Jakarta hari ini untuk mengusut tuntas kasus penistaan agama yang menjerat Gubernur DKI Jakarta non aktiv, Basuki Purnama alias Ahok.
Menurut dia, dari aksi massa hari ini dapat dipelajaran berharga bahwa tuntutan rakyat tidak bisa diselesaikan dengan membentuk koalisi, atau menambah kekuatan koalisi politik.
"Termasuk cara penyelesaian lewat ketemu elite parpol dan mencoba untuk mengondisikan media massa cetak dan elektronik dengan memberi keleluasaan kepada cyber troops untuk melakukan kontra aksi dan sebagainya," sindir anggota Komisi II DPR RI ini.
Baginya, semua langkah untuk meredam aspirasi rakyat memang dihalalkan tetapi tidak edukatif. Langkah itu malah melahirkan kesan politik menghalalkan segala cara. Dia mengingatkan kepada pemerintah agar hukum benar-benar ditegakkan tanpa tebang pilih.
"Apakah biasa, layak dan lazim diterima kalau pemerintah di satu pihak menggadang-gadang perang terhadap korupsi dan menetapkan Nawacita tetapi rakyat disajikan 'drama Turki'. Bagaimana kehendak pemerintah berjalan tanpa melihat koridor hukum seperti kebijakan kereta cepat, penempatan menteri ESDM dan lainnya?" ujarnya.
(vry/Rmol)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)





No comments:
Post a Comment