Sebelumnya, publik sempat digegerkan dengan perubahan jumlah atau data
yang sudah terkumpul 100 persen, di laman situs resmi KPU DKI,
pilkada2017.kpu.go.id/hasil/t1/dki_jakarta.
Perubahan yang paling mengundang perhatian adalah hilangnya jumlah
perolehan suara pasangan calon nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno
dari yang sebelumnya memperoleh 2.200.636 (40,05%) tetapi dalam
hitungan jam tiba-tiba berkurang signifikan. Atau berkurang 7.000 suara
dengan persentase 0,08%.
Saat dikonfirmasi TeropongSenayan, Ketua KPUD DKI Jakarta, Sumarno
berdalih, hal itu murni kesalahan teknis dari tim informasi terknologi
(IT) KPUD DKI saat menginput jumlah perolehan suara di Jakarta Selatan,
tepatnya di TPS 10 Kelurahan Mampang.
"Menurut tim IT, ada kesalahan input di Jaksel kelebihan 7000. Di TPS 10
Kel. Pela Mampang. Pasangan nomor 3 (Anies-Sandi) seharusnya dapat 266
tetapi terinput 7266," kata Sumarno, Sabtu (18/2/2017) malam.
Berikut penjelasan lengkap Sumarno sebagaimana diterima TeropongSenayan ;
Ada data dua TPS yang salah entry, sehinaga diperbaiki pada jam 11:00 an tadi.
1. Di Pela Mampang TPS 10 suara Paslon 3 mustinya cuma 266. tapi di data situng 7266.
2. TPS 12 Tanjung Barat suara Paslon 2 semestinya 286, tetapi di data situng 236.
Untuk diketahui, sebelumnya KPUD DKI Jakarta telah selesai melakukan
rekapitulasi salinan C1 dalam real count Pilgub DKI Jakarta. Pada data
yang sudah terkumpul 100 persen itu, tiba-tiba ada perubahan.
Dari laman pilkada2017.kpu.go.id/hasil/t1/dki_jakarta pukul 12.15 WIB,
Sabtu (18/2/2017), perolehan suara masing-masing pasangan cagub-cawagub
DKI, yakni Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni sebanyak 936.609
(17,05%), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat sebanyak
2.357.587 (42,91%), dan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno
sebanyak 2.200.636 (40,05%). Data tersebut juga menunjukkan penghitungan
sudah 100% pada 13.023 TPS.
Namun, beberapa jam kemudian, situs tersebut mengalami perubahan pada
pukul 15.00 WIB, dimana data perolehan suara dan persentase pasangan
calon mengalami perubahan menjadi Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana
Murni sebanyak 936.609 (17,07%), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot
Saiful Hidayat sebanyak 2.357.637 (42,96%), dan Anies Rasyid
Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno sebanyak 2.193.636 (39,97%).
Dari perubahan itu, tampak persentase Agus-Sylvi bertambah 0,02% menjadi
17,07%, meski perolehan suaranya tetap. Perolehan suara Ahok-Djarot
bertambah 50 dan persentasenya bertambah 0,05% menjadi 42,96%. Sedangkan
perolehan suara Anies-Sandi berkurang 7.000 suara dan persentasenya
berkurang 0,08% menjadi 39,97%.
Sumber : Beritaislam24h.com




No comments:
Post a Comment