Menteri Koordinator Bidang
Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku jengkel dengan banyaknya komentar
miring terhadap pemerintah.
Apalagi komentar itu datang dari kaum intelektua
namun masih banyak menyebarkan fitnah dalam bentuk hoax atau berita palsu soal
PKI dan banyaknya TKA Cina.
“Makanya kemarin ada yang bikin saya jengkel. Kau
kumpulin mereka yang merasa intelektual itu saya datang di mana kapan. Kalau
saya salah, saya cium tanganmu, tapi kalau mereka salah, hati-hati saya bilang,
karena saya jengkel juga,” kata Luhut saat memberikan sambutan di acara
peluncuran buku berjudul Banteng Senayan dari Medan di Grand Sahid Jaya,
Sudirman, Jakarta, Minggu (5/2).
Luhut menambahkan bahwasanya pemerintah saat
ini tengah membenahi dan bekerja dengan baik. Apalagi, pemimpinnya, Joko Widodo
merupakan presiden yang mau mendengar keputusan dan bertanggung jawab. “Kami
mengerjakan betul. Saya terus terang jujur mengatakan menteri-menterinya makin
hari, makin baik,” tuturnya.
Luhut tidak memungkiri bahwa masih banyak
kekurangan dari pemerintah. Namun, itu dikarenakan kompleksnya permasalahan
yang ditangani. “Kurang sana sini, ya karena masalahnya banyak sekali. Tapi
pemerintah fokus selesaikan masalah,” tegasnya.
Karenanya, dia meminta agar
kaum intelektual lebih jernih berpikir. Kalaupun ada perbedaan pendapat itu
sah-sah saja.Namun dirinya menekankan untuk tidak menyebarkan hoax yang
berujung fitnah.
“Kalau beda pendapat menurut hemat saya sah sah aja tidak ada
masalah, tapi marilah kita berada pendapat soal intelektual. Jangan kita
menyebar fitnah, ngetwit berita yang nggak benar,” pungkasnya.
Sumber : Nasional.kini.co.id





No comments:
Post a Comment