Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, akhirnya bersuara
menanggapi demonstrasi besar-besaran yang terjadi sepanjang kemarin
(Jumat 4/11) sampai dinihari tadi.
Menurut Prabowo, unjuk rasa ratusan ribu rakyat ( di lapangan
berjumlah lebih dari dua jutaan) menuntut penegakan hukum dalam kasus
dugaan penistaan agama Islam yang menjerat Gubernur Jakarta (non aktif),
Basuki Purnama alias Ahok, adalah bagian dari demokrasi yang dijamin
UUD 1945.
Meski hak konstitusional setiap warga negara, Prabowo menekankan
setiap tindakan dalam unjuk rasa harus dilakukan dengan penuh ketertiban
dan tanggung jawab.
Dia
menghargai tuntutan-tuntutan yang wajar untuk keadilan hukum. Karena
itu, dia pun menganjurkan agar aparat penegak hukum segera melakukan
proses hukum atas Ahok.
“Dan melakukannya dengan waktu secepatnya, mengingat keresahan
masyarakat sudah meluas,” tegas Prabowo lewat akun media sosial Facebook
dan Twitter.
Prabowo melanjutkan, tidak ada pihak yang menginginkan konflik yang
merugikan kepentingan nasional. Dia mengimbau para peserta unjuk rasa
untuk tetap tenang dan memelihara suasana damai dan kesejukan.
“Kita sudah mendengar dari pemerintah bahwa proses hukum akan tegas
dan cepat. Kita harus menghargai itikad baik pemerintah tersebut,”
ajaknya.
Terakhir, Prabowo meminta semua pihak bersama-sama menjaga kedamaian
dan kerukunan NKRI. Bukahkah kedamaian tercipta jika Ahok segera
ditangkap? Bukankah tragedi tadi malam tidak akan terjadi jika presiden
sekarang ini tidak bersikap pengecut, malah kabur ke bandara takut
menemui rakyatnya?
Sumber : Eramuslim.com
Subscribe to:
Post Comments (Atom)





No comments:
Post a Comment