Pages

Anies Baswedan Tak Masalahkan Komunisme, padahal Kongres Ulama Se-Indonesia di Palembang 1957: Meyakini Komunis Hukumnya KAFIR


Ketika Anies Baswedan jadi menteri pernah ada demo agar Anies Baswedan dicopot dari jabatannya sebagai Mendikbud karena dinilai telah menjadi antek komunis.

Koordinator aksi Imbran Loilatu mengatakan, ada agenda gelap yang dibawa oleh Anies Baswedan dalam ajang Frankfurt Book Fair 2015. Dalam acara yang digelar dari tanggal 14 – 18 Oktober 2015 tersebut akan dipamamerkan kebudayaan asli Indonesia. Tapi  agenda tersebut akan disusupi pembahasan dan pameran peristiwa kasus HAM seperti G30S/PKI tahun 1965./ http://nasional.harianterbit.com/ Selasa, 13 Oktober 2015 14:28 WIB

Sementara itu di media Kompas, Anies Baswedan dikutip pendapatnya sebagai berikut:
Anies mengatakan, saat ini zaman sudah berubah. Sekarang yang terjadi adalah kompetisi ide. Ide yang menarik atau ide yang dirasa bisa menyelesaikan masalah akan banyak diminati.
 
Dia pun tidak masalah ketika masyarakat ingin menjadikan ideologi kiri seperti komunisme dijadikan sebagai sumber ilmu pengetahuan. Yang terpenting, menurut Anies, masyarakat dihargai dengan memberikan segala jenis informasi dengan lengkap.
 
(Ujar Anies saat ditemui pada sebuah acara peluncuran buku di Hotel Santika, Jakarta Barat, Jumat (13/5/2016) ).
http://nasional.kompas.com/…/Anies.Baswedan.Negara.Tak…
Faham Anies Baswedan itu sangat bertentangan dengan hasil kongres Ulama se-Indonesia di Palembang 1957 yang menegaskan: . Meyakini Komunis Hukumnya KAFIR

Sumber : Republika.co.id

No comments:

Post a Comment

 

Youtube Update

On Facebook

Most Reading

Powered by Blogger.